Tag Archives: sukabumi

Ujung Genteng #2

Standard

Thank God! Akhirnya bisa ngebolg lagi setelah berbulan lamanya wordpress ini jadi sangat lemot, apalagi pas di bukanya di kantor. Mungkin karena dosa juga kali yah, malah menggunakan fasilitas internet kantor buat ngeblog :p

Aaah, kangennya ngebloooggg 😀

Dan saya masih punya utang untuk posting foto-foto saya ke pantai Ujung Genteng bersama teman-teman DEB. Langsung saja!

Di KM 57 arah Bandung. Meeting Point!
“Horee! Kita ke Pantai!!”

Welcome to Ujung Genteng! YAY!

Pondok Amanah, pemiliknya namanya Aa’ Solihin. Helpful bgt dan pondokannya nyaman 🙂
Yang mau ke Ujung Genteng boleh hubungi Aa’ Sholihin di 0815 6324 7205 atau 0877 2197 1822

Makan kelapa muda yang baru dipetik dari pohonnya. Siang bolong pula. Yahud!

Pantai Cibuaya. Tepat di belakang pondokan banget. Tinggal jalan kaki sepanjang pantai.

Narsis dulu! Hihihi

Di pantai Cibuaya ini kalau airnya lagi surut akan kelihatan jelas karang-karangnya.

Say “beach”!!!

Nah, kalo surut airnya bisa lihat kepiting-kepiting kecil berkeliaran. Banyak kerang juga.

Sorenya ke pantai Cipanarikan. Alhamdulillah lagi musim panas, jadi bisa masuk mobil dan parkir di warung deket sana. Trus jalan kaki sekitar 10 menit menuju pantai.

Pantai Cipanarikan ini panjang dan jarak ke bibir pantainya lumayan jauh. Seneeeng!

Kalau pantai Cibuaya pasirnya kasar atau kerikil, kalau pantai Cipanarikan ini pasirnya halus banget. Jadi bisa main pasir. Dino dan Bman jadi korban! 😀

Dan ombaknya besar! Cool!

Ketika matahari terbenam di Cipanarikan 🙂

Besok paginya, sebelum pulang ke Jakarta kita ke Curug Cikaso. Untuk menuju Curug, kita naik perahu ini.

Nah, ini dia Curug Cikaso. Latar belakang foto kita ini air terjun 1 nya. Ada 3 air terjun berjejer ke samping.

Nggak tahan nggak nyebur. Jadi nyebur semua. Dingin banget. Yang kanan itu air terjun 2 nya, ada lagi yang 3 disebelah kanan dari tampak depan. Tapi nggak kefoto.

Well, ini adalah sebagian sangat kecil dari hasil jepret-jepret kami. Dasar pada banci kamera semua, alhasil total foto semua 3,44 GB (1941 files) belum termasuk yang ada di handphone masing-masing. Hahaha

Tips buat yang mau berlibur kesana :
– Enaknya kesana pas musim panas, jadi jalan ke pantai Cipanarikan nggak berlumpur. Mobil bisa lewat. Kalau musim hujan, harus naik ojeg.
– Tidak usah pusing soal makanan, bisa pesan sama yang punya pondokan. Waktu saya kesana, mulai dari sarapan pagi sampai ikan bakar buat makan malam minta Aa’ Solihin yang punya pondokan.
– Bawa banyak baju ganti karena nggak akan tahan nggak nyebur pas lihat pantai dan air terjun. 😀
– Kamera WAJIB! Hehehe

Dan liburan kami kali ini luar biasa menyenangkan. Ujung genteng keren! 🙂

Advertisements

Ujung Genteng #1

Standard

Alhamdulillah, akhirnya ada waktu untuk ngeblog lagi. Setelah 3 minggu nggak berhenti sama sekali kerjaan yang dateng. Dan hari ini lumayan santai bisa curi waktu buat ngeblog 🙂

Saya akan berbagi cerita trip saya dan DEB ke Ujung Genteng 15 Juni – 17 Juni 2012. Akan saya bagi menjadi beberapa postingan karena curi-curi jam kerja buat nulisnya 😀

Ohya, DEB ini singkatan dari Design Engineering kelas B. Dulu saya dan teman-teman DEB ini dari awal tahun pertama sampai tahun ketiga lulus dari Polman Bandung selalu bersama-sama dan tidak terpisahkan. Tsah! Maklum, karena kita kuliahnya dulu udah kayak sekolahan, dari jam 7 pagi sampai jam 9 malem ketemu hampir setiap hari. Bahkan dari jam 7 pagi sampai paginya lagi udah jadi kebiasaan pas jamannya Tugas Akhir. Jadi beginilah, terlalu banyak cerita membuat kami lengket seperti amplop dan perangko yang ditempel pake super glue. *lebayatun*

Jadi tujuan liburan kali ini ke Ujung Genteng, Sukabumi. Saya bersama teman-teman DEB sudah mempersiapkan trip kali ini sebulan sebelumnya.Awalnya yang akan berangkat itu ada 13 orang, akan menggunakan dua mobil, mobilnya Hedi & Bman. Semakin mendekati hari H anggota berkurang, bahkan pas hari H aja ada yg mengundurkan diri. Nah jadilah yang berangkat itu cuma 6 orang. Berkurang lebih dari setengahnya! (Hanya ada di DEB). Jadi yang berangkat saya, Citra, Hedi, Budiman, Dino dan Boim.

Berangkat tanggal 15 Juni 2012, meeting point di KM 57 arah Bandung. Dipilih KM 57 arah Bandung karena nantinya kita akan lewat Cianjur bukan Ciawi. Menurut informasi dari orang kantor yang orang Sukabumi, weekend Ciawi macetnya parah. Lebih baik lewat Cianjur.

Kami jadinya menggunakan mobil Bman. Bman berangkat dari Bandung. Saya dari Jakarta Selatan. Citra dari Jakarta Timur, Hedi dan Boim dari Karawang, Dino dari Cibubur. Saya sendiri dari kantor nebeng pak Denil karena beliau pulang melewati KM 57 😀

Selesai sholat dan makan di KM 57, kami langsung berangkat sekitar jam 20.30. Karena ada 3 orang driver, jadi yang nyetir duluan Hedi dari KM 57 sampai Cianjur. Dari Cianjur sampai Ujung Genteng yang nyetirnya Boim. Saya? Tidur :p Kami melewati dua kali jalan yang  parah. Jadi kalo mau ke Uung Genteng itu ada tiga alternatif jalan dari Cianjur. Karena kami mengikuti GPS, GPS mengarahkan kami ke jalan yang jarak tempuhnya paling dekat.

Alternatif pertama, saya lupa itu daerah mana, tapi sebelum masuk Surade. Udah sekitar 3.5 KM jalan, jalannya parah dan tanjakannya ekstrim. Teriosnya si Bman udah bau kopling, semua yang tidur langsung bangun. Citra komat-kamit membuat saya ikutan panik Hehehe Kami mundur sampai pertigaan belokan tadi dan nanya ke bapak-bapak yang sedang nonton bola di warung. Mereka menunjukan jalan alternatif 2, menurut mereka jalannya lumayan bagus dan terios bisa lewat sana.

Setelah jalan sektiar 1 KM di jalan alternatif 2, ternyata jalannya sama parahnya dengan jalan alternatif 1 tadi. Nggak mau terlalu jauh, untungnya kami ketemu lagi warung yang ada akang-akang yang sedang nonton bola di warung. Kami dikasih tau jalan besar yang melewati Surade. Jalan ini memang agak lebih jauh jaraknya dari jalan alternatif 1 dan 2, tapi relatif lebih bagus.

Alhamdulillah, sampai Surade jam 6 pagi. Sholat Subuh dulu di mushalla SPBU Surade yang depannya ada GOR Surade. Ohya, disini nih saya udah kebelet pipis banget. Saya kebelet pipis dari jam 5 pagi!!!

Pas saya tanya sama si Boim,

Winda : “Im, cari mushalla dong, kebelet pipis nih sekalian sholat subuh”. Dijawab sama si Boim : “Entar aja Nda pas nyampe Surade, deket lagi kok”
Winda : “Berapa KM lagi?”
Boim : “3 KM lagi paling”

Pas di jalan setiap mushalla dilewatin aja sama si Boim karena ngebut. Di pinggir jalan, saya lihat ada tulisan, ”SURADE 33KM”

Si Boim tipuuuu!!!