Category Archives: Vacation

Meinem ersten Schreiben in Deutsch

Standard

I promised to myself that I will post something in German. Due to the “Schreiben Test” or Writing Test will be held next week, I need to practice first.

Here we go…

Liebe Freunde…

Mein Name ist Winda. Ich bin eine studentin im Goethe Institut Jakarta. Wie geht es dir? Ich hoffe, dass du dich besser fühlst.

Ich habe keine Idee, um zu schrieben. Ich denke, dass ich zu meinem letzten Urlaub in meiner Heimatstadt zu schreiben.

Ich habe am Juli 2015 nach Hause gegangen. Ich habe Hari Raya Idul Fitri mit meine Familie gefeiert. Ich habe mit meine große Familie getroffen. Wir haben viele Essen und Kuchen gegessen. Wir haben Rendang, Gulai Kalio Daging, Sop Daging und Dendeng gegesen. Alle mit Fleisch.

Ich war traurig, weil meinem Vetter nach Hause nicht gegangen. Er ist in Deutchland für seine Studienkolleg. Alles Gute für ihn!

Das ist genug für heute. Ich werde andere Mal schreiben. Meine Grammatik ist nicht gut. Ich werde hart studieren. Vielen Dank! 🙂

-Winda-

Karimun Jawa #2 : Snorkeling, Hiu, Lobster dan Bintang

Standard

Hari kedua di Karimun Jawa. Saatnya bergelut dengan laut! Yeaay!

Rencananya hari ini mau snorkeling dan diving, tapi divingnya gagal karena kami telat bilang sama pak Moko. Kata pak Moko, harusnya bilangnya dari semalem, biar disiapin tabung oksigen segala macemnya. Karena untuk mengisi tabung oksigen juga perlu waktu, begitu penjelasan beliau. “Atau kalian liburannya nambah sehari lagi aja”, kata pak Moko. HAHAHA mauuuu pak, tapi cutinya yang nggak bisa.

Dari subuh hujan lumayan deres. Kami sempet lama juga cengo nungguin hujan sambil berdoa. Kalau hujan, nggak mungkin bisa melaut hari ini. Alhamdulillah sekitar jam 8.00 WIB hujan reda, kami langsung ke dermaga. Walaupun sedikit kecewa karena nggak bisa diving, tapi masih bisa menikmati keindahan bawah laut Karimun Jawa dengan bersnorkeling. 😀

Di dermaga udah rame wisatawan yang nungguin dan siap melaut. Saya dan enam orang temen saya naik kapal pak Moko dengan tiga orang awak kapal. Setelah semua perbekalan dimasukkan ke dalam kapal, dan nggak lupa membeli roti kelapa buat dibagikan ke ikan-ikan kecil nantinya sesuai masukan pak Moko.

Berangkat, kapten!

Berangkat, kapten!

Yihaa! Luar biasa rasanya ketika kapal sudah mulai menjauh dari dermaga. Sejauh mata memandang yang terlihat hanya hamparan biru air laut dan pulau-pulau di depannya. Subhanallah, saya senyum-senyum sendiri menikmati pemandangan yang begitu indah.

Sejauh mata memandang, biru dan indah. Subhanallah.

Ini Frita. Hehehe Sejauh mata memandang, biru dan indah. Subhanallah.

Mungkin sekitar 30 menit perjalanan, kami sampai di dekat pulau Cemara Kecil. Disini lah spot pertama snorkeling kami. Semua perlengkapan snorkeling sudah harus siap, snorkle, fin dan karena masih belum tau medan, saya masih menggunakan life jacket. Setelah mulai berenang dan mulai tau kedalaman lautnya, saya baru melepas life jaket. Subhanallah, luar biasa indahnya karang-karang di bawah laut Karimun Jawa. Ikan-ikan tidak terlalu beragam tapi banyak sekali. Ketika roti kelapa mulai disebar, ikan-ikan kecil tadi langsung mendekat dan mengerubungi sekitar kami.

Spot snorkeling pertama, Pulau Cemara Kecil.

Spot snorkeling pertama, Pulau Cemara Kecil.

Say Hi, Donny :D

Say Hi, Donny 😀

Saya mau ikutan narsis juga Hehehe Cheers! :D

Saya berasa yang di iklan RCTI okeee yang jadul itu 😀

Saya nggak memperhatikan jam, jadi nggak ingat berapa lama snorkeling disini, lama juga sih. Trus kapal disandar di pulau Cemara Kecil. Semua perbekalan dikeluarin sama awak kapal. Kami lanjut berenang di pinggir pantai, sementara awak kapal menyiapkan ikan bakar untuk makan siang.

Hei there!

Hi there!

Selamat makan siang. :9 Nomnomnom.

Selamat makan siang. :9 Nomnomnom.

Setelah selesai makan siang, perjalanan di lanjutkan ke spot snorkeling selanjutnya. Di spot kedua ini karangnya lebih bagus lagi dari yang sebelumya dan ikannya lebih banyak juga. Disini arusnya tidak setenang di spot sebelumnya. Jadi beberapa kali sedang snorkeling, taunya kebawa arus dan menjauh dari kapal. Trus sekuat tenaga berenang mendekat lagi ke kapal.

Spot Snorkeling kedua, pulau Cemara Besar. Btw, si AA ini foto underwaternya okeoke semua lho hahaha

Spot Snorkeling kedua, pulau Cemara Besar.
Btw, si AA ini foto underwaternya okeoke semua lho hahaha

Nisa & AA menyelam ke bawah kapal. Yang mereka pegang itu tali jangkar kapal.

Nisa & AA menyelam ke bawah kapal. Yang mereka pegang itu tali jangkar kapal.

Donny & Tata juga ikutan :D

Donny & Tata juga ikutan 😀

Mas ABK nya nggak kalah keren fotonya :D

Mas ABK nya nggak kalah keren fotonya 😀

Lalu kami dibawa ke tempat penangkaran hiu. Disini katanya hiu nya jinak, alias nggak makan orang, tapiiiii….. yang masuk ke dalam nggak boleh bau amis bekas pegang ikan, dan ada luka yang masih berdarah. Trus jangan terlalu banyak gerak juga, kata awak kapal. Kalem aja. Sebenernya sempet serem juga, tapi saya penasaran. Akhirnya, yang akhirnya nyemplung ke kolam hiu cuma saya dan Nisa. Lumayan lama juga nungguin hiu nya mendekat. Beberapa kali hiu nya mendekat. Deg-degannya lumayan, tapi harus tetap tenang. 😀

saya, Nisa dan om Hiu

Saya, Nisa dan om Hiu

Selesai dari penangkaran hiu, kami dibawa pulang lagi sama awak kapalnya. Seharusnya sih dibawa ke 3 -5  pulau dan ke Ujung Gelam yang katanya keren banget buat lihat matahari terbenam dari sana. Tapi apa daya, awak kapalnya agak payah nih. Kami kompain sama pak Moko, trus si awaknya diomelin :p

Dan hasil berenang seharian di laut. Jreng jreng jreeeeng! Tangan sama kaki langsung naudzubillah warnanya. Kalau muka jangan ditanya, merah kayak kepiting rebus! Tapi ini nih namanya liburan, kalo nggak item, nggak berasa liburannya 😀

Makan malamnya, kami udah niat banget mau merayakan liburan kami ini dengan makan seafood di alun-alun. Jadi, menu makan malam ini adalah lobster segede lengan dewasa, cumi-cumi dan ikan! Nyuuum :9 Lobster segede lengan ini Cuma Rp. 200.000 aja loh. Kalau dimasakin sama bapaknya jadi nambah Rp. 20.000 aja. Di Jakarta mana mungkin dapet semurah ini.

Selagi nunggu lobsternya dibakar, sambil tiduran di atas terpal di tengah alun-alun sambil liatin bintang aslinya asoy banget! Banyaaakk bintang! Jarang-jarang kan liat banyak bintang di Jakarta. Hahaha (norak ya gue?)

Dan lobster siap dihidangkan. Dalam sekejap lobster, cumi-cumi dan ikan ludes! Muahahaha Pulangnya pada tepar kecapean dan pusing kebanyakan makan seafood kayaknya 😀

AA dan om almarhum om Lobster. Siap disantap :9

Rest in Peace almarhum om Lobster. Siap disantap :9

(to be continued…)

PPSE Fun Day

Standard

Seharusnya ini di posting dari Februari 2013 kemarin. Karena ini event nya tanggal 2-3 Februari 2013. Di villa, Cipanas Puncak.

Event ini dimulai dari pembicaran sama temen kelas, yang akhirnya dibawa ke forum. Karena selama 2,5 tahun sekelas, belum pernah ada acara ngumpul-ngumpul semua gini. Jadi setelah dilist, akhirnya yang ikut sekitar 26 atau 27 orang dari 40an anak kelas. Lebih dari 50% lah yah. Lumayan.

Setelah pembentukan panitia kecil, mengumpulkan anak-anak kelas yang akan ikut, dan voting tanggal, akhirnya diputuskan tanggal 2-3 Februari 2013 berangkat ke villa di Cipanas, Puncak.

Semuanya udah disiapin, rundown acara, games, doorprize dan hadiahnya. Langsung saja foto-foto nya deh yah 😀

Baru sampai di villa

Baru sampai di villa

Semoga nggak kena sensor yah. Ini setelah main panjang-panjangan bikin garis dari semua perlengkapan yang ada. Kocak!

Semoga nggak kena sensor yah. Ini setelah main panjang-panjangan bikin garis dari semua perlengkapan yang ada. Kocak!
Bakar Jagung, ikan dan ayam! Nomnomnom. Foto ikan sama ayamnya mana yah?

Bakar Jagung, ikan dan ayam! Nomnomnom. Foto ikan sama ayamnya mana yah?

Games Day 2 - kejar-kejaran ekor ular lawan. Seru abis!

Kejar-kejaran ekor ular lawan. Seru abis!

Persiapan Volli Seprei

Persiapan Volli SepreiWidiii, tinggi bener bolanya :D

Widiii, tinggi bener bolanya 😀

Games day 1 - Lari dengan kaki diikatkan dengan kaki temen sebelahnyaLari dengan kaki diikatkan dengan kaki temen sebelahnya

Yattaa! Semua games selesai. Semua peserta dapet hadiah . Yeay!

Yattaa! Semua games selesai. Semua peserta dapet hadiah . Yeay!

Dan sebelum pulang ke Depok, saya terharu biru mendapatkan surprise dari temen-temen karena pas tgl 3 Februari saya ulang tahun. Hehehe Thanks a bunch, guys! *hugs* 🙂

my bday donuts! Nomnomnom

my birthday donuts! Nomnomnom 😀

Sebelum pulang, mari foto bersamaaaa :D (Abaikan muka dan rambut saya cemong bekas coklat)

Sebelum pulang, mari foto bersamaaaa 😀 (Abaikan muka dan rambut saya cemong bekas coklat)

Seneng banget! Seneeeng banget! Akhirnya bisa ngumpul juga rame-rame. Walaupun beberapa acara ke-skip karena hujan dan beberapa hal lainnya, so far semua menyenangkan. Kalau lihat-lihat lagi foto liburan kelas jadi kangen ngumpul-ngumpul lagi. Sayangnya deket banget begini pas udah akhir-akhir kuliah selesei. Tapi nggak apa, mending telat dari pada enggak sama sekali. Semoga tetep kompak dan masih bisa terus ngumpul lagi. 🙂

Terima kasih buat panitia.
And see you next holiday, guys! 🙂

Ujung Genteng #2

Standard

Thank God! Akhirnya bisa ngebolg lagi setelah berbulan lamanya wordpress ini jadi sangat lemot, apalagi pas di bukanya di kantor. Mungkin karena dosa juga kali yah, malah menggunakan fasilitas internet kantor buat ngeblog :p

Aaah, kangennya ngebloooggg 😀

Dan saya masih punya utang untuk posting foto-foto saya ke pantai Ujung Genteng bersama teman-teman DEB. Langsung saja!

Di KM 57 arah Bandung. Meeting Point!
“Horee! Kita ke Pantai!!”

Welcome to Ujung Genteng! YAY!

Pondok Amanah, pemiliknya namanya Aa’ Solihin. Helpful bgt dan pondokannya nyaman 🙂
Yang mau ke Ujung Genteng boleh hubungi Aa’ Sholihin di 0815 6324 7205 atau 0877 2197 1822

Makan kelapa muda yang baru dipetik dari pohonnya. Siang bolong pula. Yahud!

Pantai Cibuaya. Tepat di belakang pondokan banget. Tinggal jalan kaki sepanjang pantai.

Narsis dulu! Hihihi

Di pantai Cibuaya ini kalau airnya lagi surut akan kelihatan jelas karang-karangnya.

Say “beach”!!!

Nah, kalo surut airnya bisa lihat kepiting-kepiting kecil berkeliaran. Banyak kerang juga.

Sorenya ke pantai Cipanarikan. Alhamdulillah lagi musim panas, jadi bisa masuk mobil dan parkir di warung deket sana. Trus jalan kaki sekitar 10 menit menuju pantai.

Pantai Cipanarikan ini panjang dan jarak ke bibir pantainya lumayan jauh. Seneeeng!

Kalau pantai Cibuaya pasirnya kasar atau kerikil, kalau pantai Cipanarikan ini pasirnya halus banget. Jadi bisa main pasir. Dino dan Bman jadi korban! 😀

Dan ombaknya besar! Cool!

Ketika matahari terbenam di Cipanarikan 🙂

Besok paginya, sebelum pulang ke Jakarta kita ke Curug Cikaso. Untuk menuju Curug, kita naik perahu ini.

Nah, ini dia Curug Cikaso. Latar belakang foto kita ini air terjun 1 nya. Ada 3 air terjun berjejer ke samping.

Nggak tahan nggak nyebur. Jadi nyebur semua. Dingin banget. Yang kanan itu air terjun 2 nya, ada lagi yang 3 disebelah kanan dari tampak depan. Tapi nggak kefoto.

Well, ini adalah sebagian sangat kecil dari hasil jepret-jepret kami. Dasar pada banci kamera semua, alhasil total foto semua 3,44 GB (1941 files) belum termasuk yang ada di handphone masing-masing. Hahaha

Tips buat yang mau berlibur kesana :
– Enaknya kesana pas musim panas, jadi jalan ke pantai Cipanarikan nggak berlumpur. Mobil bisa lewat. Kalau musim hujan, harus naik ojeg.
– Tidak usah pusing soal makanan, bisa pesan sama yang punya pondokan. Waktu saya kesana, mulai dari sarapan pagi sampai ikan bakar buat makan malam minta Aa’ Solihin yang punya pondokan.
– Bawa banyak baju ganti karena nggak akan tahan nggak nyebur pas lihat pantai dan air terjun. 😀
– Kamera WAJIB! Hehehe

Dan liburan kami kali ini luar biasa menyenangkan. Ujung genteng keren! 🙂

Ujung Genteng #1

Standard

Alhamdulillah, akhirnya ada waktu untuk ngeblog lagi. Setelah 3 minggu nggak berhenti sama sekali kerjaan yang dateng. Dan hari ini lumayan santai bisa curi waktu buat ngeblog 🙂

Saya akan berbagi cerita trip saya dan DEB ke Ujung Genteng 15 Juni – 17 Juni 2012. Akan saya bagi menjadi beberapa postingan karena curi-curi jam kerja buat nulisnya 😀

Ohya, DEB ini singkatan dari Design Engineering kelas B. Dulu saya dan teman-teman DEB ini dari awal tahun pertama sampai tahun ketiga lulus dari Polman Bandung selalu bersama-sama dan tidak terpisahkan. Tsah! Maklum, karena kita kuliahnya dulu udah kayak sekolahan, dari jam 7 pagi sampai jam 9 malem ketemu hampir setiap hari. Bahkan dari jam 7 pagi sampai paginya lagi udah jadi kebiasaan pas jamannya Tugas Akhir. Jadi beginilah, terlalu banyak cerita membuat kami lengket seperti amplop dan perangko yang ditempel pake super glue. *lebayatun*

Jadi tujuan liburan kali ini ke Ujung Genteng, Sukabumi. Saya bersama teman-teman DEB sudah mempersiapkan trip kali ini sebulan sebelumnya.Awalnya yang akan berangkat itu ada 13 orang, akan menggunakan dua mobil, mobilnya Hedi & Bman. Semakin mendekati hari H anggota berkurang, bahkan pas hari H aja ada yg mengundurkan diri. Nah jadilah yang berangkat itu cuma 6 orang. Berkurang lebih dari setengahnya! (Hanya ada di DEB). Jadi yang berangkat saya, Citra, Hedi, Budiman, Dino dan Boim.

Berangkat tanggal 15 Juni 2012, meeting point di KM 57 arah Bandung. Dipilih KM 57 arah Bandung karena nantinya kita akan lewat Cianjur bukan Ciawi. Menurut informasi dari orang kantor yang orang Sukabumi, weekend Ciawi macetnya parah. Lebih baik lewat Cianjur.

Kami jadinya menggunakan mobil Bman. Bman berangkat dari Bandung. Saya dari Jakarta Selatan. Citra dari Jakarta Timur, Hedi dan Boim dari Karawang, Dino dari Cibubur. Saya sendiri dari kantor nebeng pak Denil karena beliau pulang melewati KM 57 😀

Selesai sholat dan makan di KM 57, kami langsung berangkat sekitar jam 20.30. Karena ada 3 orang driver, jadi yang nyetir duluan Hedi dari KM 57 sampai Cianjur. Dari Cianjur sampai Ujung Genteng yang nyetirnya Boim. Saya? Tidur :p Kami melewati dua kali jalan yang  parah. Jadi kalo mau ke Uung Genteng itu ada tiga alternatif jalan dari Cianjur. Karena kami mengikuti GPS, GPS mengarahkan kami ke jalan yang jarak tempuhnya paling dekat.

Alternatif pertama, saya lupa itu daerah mana, tapi sebelum masuk Surade. Udah sekitar 3.5 KM jalan, jalannya parah dan tanjakannya ekstrim. Teriosnya si Bman udah bau kopling, semua yang tidur langsung bangun. Citra komat-kamit membuat saya ikutan panik Hehehe Kami mundur sampai pertigaan belokan tadi dan nanya ke bapak-bapak yang sedang nonton bola di warung. Mereka menunjukan jalan alternatif 2, menurut mereka jalannya lumayan bagus dan terios bisa lewat sana.

Setelah jalan sektiar 1 KM di jalan alternatif 2, ternyata jalannya sama parahnya dengan jalan alternatif 1 tadi. Nggak mau terlalu jauh, untungnya kami ketemu lagi warung yang ada akang-akang yang sedang nonton bola di warung. Kami dikasih tau jalan besar yang melewati Surade. Jalan ini memang agak lebih jauh jaraknya dari jalan alternatif 1 dan 2, tapi relatif lebih bagus.

Alhamdulillah, sampai Surade jam 6 pagi. Sholat Subuh dulu di mushalla SPBU Surade yang depannya ada GOR Surade. Ohya, disini nih saya udah kebelet pipis banget. Saya kebelet pipis dari jam 5 pagi!!!

Pas saya tanya sama si Boim,

Winda : “Im, cari mushalla dong, kebelet pipis nih sekalian sholat subuh”. Dijawab sama si Boim : “Entar aja Nda pas nyampe Surade, deket lagi kok”
Winda : “Berapa KM lagi?”
Boim : “3 KM lagi paling”

Pas di jalan setiap mushalla dilewatin aja sama si Boim karena ngebut. Di pinggir jalan, saya lihat ada tulisan, ”SURADE 33KM”

Si Boim tipuuuu!!!