Wisuda!

Standard

Wisuda Universitas Indonesia

Sabtu, 9 Februari 2013

Alhamdulillah akhirnya wisuda juga! Hooray!

Hari ini, wisuda saya diramaikan oleh mama, tante Nana, Dhiya, Adit dan sahabat saya Iyya. Nggak banyak foto-foto sama temen kelas lagi kayak pas Gladi Resik karena semua datang dengan keluarganya dan hujan deres pula. Pleuuus, signal handphone diacak, jadi buat menghubungi temen buat kumpul susahnya setengah mati. Jadi lah cuma ketemu sebentar sama anak kelas.

Sebelum masuk Balairung, udah telat tapi masih sempet foto. :p

Sebelum masuk Balairung, udah telat tapi masih sempet foto. :p (Kiri ke kanan : Azhar, Erwita, Winda, Rekky, Osman, Andhika dan Eka)

Thank you tante Nana, Dhiya, dan Mama! *hugs*

Thank you tante Nana, Dhiya, dan Mama! *hugs*

Saya juga nggak ikut foto studio sama keluarga, karena tau pasti bakalan antri. Kasian mama dan tante saya.  Jadi foto keluarga saya ya di sini ini. Di latar belakangi orang-orang yang seliweran foto di panggung :p (abaikan rambut saya yang sudah acakadut)

Well, wisuda saya agak sedikit dramatis. Jadi, awalnya keluarga saya akan berangkat ke Jakarta dari Padang hari Kamis malem, pesawat jam 21.00. Setelah pulang dari Gladi Resik, saya dianter sama temen kelas ke bandara yang kebetulan mau pulang ke rumahnya di daerah Tangerang. Thanks, bos Ari!

Pas lagi di jalan, tante saya telpon, “Kak, kami kayaknya nggak jadi berangkat ke Jakarta. Kami telat check-in”. Makjleb! Telat check-in dan nggak bisa terbang ke Jakarta 😦 Saya minta di anter ke bandara sama Ari, trus pulang lagi naik damri ke pasar minggu, trus lanjut naik taksi ke Depok. Nyampe Depok jam 1 malem. Kalo dipikir-pikir, berani bener gue lewat pasar minggu sendiri tengan malam begitu -_-

Karena udah keburu ambil cuti jumatnya, jadi lah saya leha-leha nunggu keputusan dari keluarga, jadi ke Jakarta ato enggak. Saya ngecek tiket untuk Jumat pagi, tapi udah sold out semua. Yang paling cepet itu flight sore dengan harga yang tentu saja sudah melangit. Sebenernya buat saya, keluarga nggak jadi ke Jakarta juga nggak masalah. Karena sebelumnya juga udah pernah wisuda Diploma, jadi sebenernya wisuda sekarang excitednya udah beda 😀 Jadi saya jelaskan ke keluarga saya, trus tante saya bilang gini, “Kak, booking tiket paling cepet hari ini. Mama kakak nggak tega kakak wisuda sendiri. Kepikiran kakak, katanya. Ntar orang-orang selesai wisuda nyari-nyari ibu nya, kakak nggak dateng mamanya. Ntar kakak sedih. Moment begini kan jarang-jarang, kak”. Gimana saya nggak mau mewek dengernya. *peyuk mama* Jadi, Jumat sekitar jam 21.00 mama, tante, dan Dhiya saya jemput di bandara.

Alhamdulillah, wisuda akhirnya dihadiri keluarga! *peyuuuk*

Saya pernah mendengar ada yang mengatakan kepada saya, “Sebenernya yang wisuda itu bukan kita, tapi orang tua kita”. Saya lupa siapa yang bilang, tapi ini yang memotivasi saya untuk menyelesaikan Tugas Akhir dan kuliah saya dulu di Polman Bandung.

Dan salah satu motivasi kelulusan saya di Teknik Mesin Universitas Indonesia adalah sebuah tweet dari @JamilAzzaini, ‘Guru ngaji sy berkata “gelar mungkin tak penting bagimu, tapi itu penting buat ortumu” #Tuntaskan Skripsi’.

Tweet dari @JamilAzzaini

Tweet dari @JamilAzzaini

Salah dua motivasi lulus lainnya adalah, biaya kuliahnya mahal! HAHAHA

Alhamdulillah, saya lulus! *sujud syukur*

Advertisements

4 responses »

  1. Pingback: Thank You 2013 | Crabbed Handwriting

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s