Monthly Archives: May 2013

Karimun Jawa #1 : Pantai Nirwana

Standard

LIBURAN! Belum pernah saya mendengar ada orang yang menolak liburan. Apalagi liburannya ke pulau. Dan liburan saya kali ini ke Pulau Karimun Jawa, Jepara – Jawa Tengah.ย Seperti biasa, ini adalah postingan telat sebulan. Jadi liburan ke Karimun Jawa ini udah bulan kemarin. Berangkat ke Jepara Kamis, 11 April 2013 sore dan sampai lagi di Jakarta pada Senin, 15 April 2013 pagi.

Awalnya target anggota yang akan berangkat maksimal 15 orang. Sudah mulai obrolan dari dua bulanan sebelumnya. Dan seminggu sebelum keberangkatan hanya ada 10 orang. Dan dua hari sebelum keberangkatan menjadi hanya 7 orang saja. Hahaha as usual lah yah. Yang dengan penuh semangat berangkat adalah : Saya sendiri, Nisa, Donny, Andreas (AA), Tata, Frita dan kang Dadi. Kali ini kami beruntung dikenalin oleh Tata ke teman backpackernya, Frita dan kang Dadi. Jadi, semuanya diurus oleh jeng Frita ini. Karena dia udah biasa dan sering banget mengatur masalah trip backpackeran begini. Thanks a lot, Frita ๐Ÿ™‚

Perjalanan dimulai dengan naik taksi dari kantor ke terminal Lebak Bulus dan udah janjian jam 16.30 WIB sampai di terminal karena bis Haryanto yang akan kami tumpangi ini berangkat jam segitu. Setelah sholat Ashar, dan petualangan pun dimulai. Yeay!

Bismillah. Berangkaaaat!

Bismillah. Berangkaaaat!

Bis yang kami tumpangi ini lumayan nyaman, beruntungnya saya dan Nisa kebagian duduk di belakang supir, jadi kakinya sedikit lega. Dapet selimut dan bantal juga, jadi lumayan lah buat menghangatkan badan pas tengah malem. AC nya mulai semakin dingin, jadi saya yang alergi dengan dingin ini udah siap dengan perlengkapan pembungkus semuanya. Mulai dari jaket, kaos kaki dan sarung tangan. Dan syukurnya ada selimut dari bis ini. Jadi lumayan dari pada lumanyun. ๐Ÿ˜€ Trus dapet jatah makan malam juga sekali di rumah makan khusus penumpangnya bis Haryanto ini. Bisnya juga dilengkapi dengan toilet, tapi saya pribadi nggak pernah dan nggak mau pakai toilet di bis, jadi saya buang air kecil dulu di rumah makan. Dan sisanya nahan sampai tujuan. Jangan ditiru, nggak baik buat kesehatan. Saya ini beseran tapi jijikan. Repot sendiri kan ya -_-

Sampai di Jepara jam 6.00 WIB pagi. Dan kotanya masih sepi. Kita bilang ke supir bis, kalo kita mau ke Jepara. Jadi kami diturunkan di Jl. Kartini. Kota nya bersih dan nyaman banget. Sepi pula, nggak seliweran kendaraan kayak di Jakarta (yaiyalah karena masih pagi). Dari jl. Kartini tadi kami jalan ke pelabuhan tempat kapal yang akan kami tumpangi nanti nyebrang ke pulau Karimun Jawa. Sebenarnya jaraknya lumayan juga sih, tapi karena masih pagi dan mau nyari sarapan pleuuss semangat liburan, jadi kami jalan kaki aja ๐Ÿ˜€ Kalau nggak mau jalan kaki, ada banyak becak disana, jadi bisa naik becak juga.

Selamat Datang di Kota Kelahiran Ibu Kartini. (Abaikan muka kami yang kucel belum mandi dan kemeja kerja saya dari kemarin belum ganti)

Selamat datang di kota kelahiran ibu Kartini.
(Abaikan muka kami yang kucel belum mandi dan kemeja kerja saya dari kemarin belum ganti)

Sampai di pelabuhan, ternyata udah banyak banget yang nungguin kapal. Kami udah beli tiket duluan, jadi sampai di pelabuhan tinggal istirahat dan menunggu sampai ada pengumuman untuk masuk ke kapal. Ohiya, Selama liburan, saya jarang banget merhatiin jam. Jadi maaf nggak ngasih tau kisaran waktunya yah. Hehehe

Frita foto di depan gerbang masuk pelabuhan Jepara

Frita foto di depan gerbang masuk pelabuhan Jepara

Dan saya lupa juga jam berapa kami mulai masuk ke dalam kapal. Oiya, kami naik kapal Express Cantika 89, dengan estimasi perjalanan selama 2 jam. Ada juga pilihan lainnya kapal Ekonominya, estimasi perjalanan 6 jam. Kami beruntung masih kebagian kapal express. Kapal Express Cantika 89 ini udah ada nomor kursinya, ada AC yang super dingin sampai kami menggil semua dan kacamata saya sampai berembun saking dinginnya Hahaha Dan ada tv juga yang biasanya diputerin film gitu.

Sebelum masuk kapal Express Cantika 89.  (Abaikan mas-mas sebelah saya. Saya juga nggak kenal)

Sebelum masuk kapal Express Cantika 89.
(Abaikan mas-mas sebelah saya yang merusak pemandangan. Saya juga nggak kenal :D)

Sampai di pelabuhan Karimun Jawa, kami disambut oleh sekumpulan ikan yang indah banget! Saya pikir tadinya itu lumut atau tumbuhan laut. Setelah diperhatikan, ternyata itu adalah ikan yang berenang bergerombolan dan membentuk pola yang cantik. Subhanallah ๐Ÿ™‚

Subhanallah, ikannya bikin tterkagum-kagum. (Ndeso dimulai)

Subhanallah, ikannya bikin terkagum-kagum. Iya, ini ikan. Bukan lumut!

Selamat datang di Karimun Jawa! Yeaaayyy! Kiri ke kanan : Andreas (AA), Kang Dadi, Tata, Winda, Nisa, Doni. Dan Frita yang motoin.

Selamat datang di Karimun Jawa! Yeaaayyy!
Kiri ke kanan : Andreas (AA), Kang Dadi, Tata, Winda, Nisa, Doni. Dan Frita yang motoin.

Kami dijemput oleh pak Satmoko yang biasa dipanggil pak Moko. Selama di Karimun Jawa kami akan menginap di rumahnya pak Moko. Sementara kamarnya sedang disiapkan di rumah beliau, kami ngadem dulu di rumah makan milik beliau dekat pelabuhan. Setelah semua siap, kami diantar ke rumah beliau untuk bersih-bersih dan istirahat.

Ngaso dulu di depan rumah makan pak Moko. Es teh manis dulu lah . Slruup!

Ngaso dulu di depan rumah makan pak Moko. Es teh manis dulu lah . Slruup!

Kami menggunakan dua kamar. Satu kamar untuk cowok dan satunya lagi cewek. Ada kipas angin di setiap kamar, yang tentunya hanya bisa digunakan ketika malem aja. Karena di Karimun Jawa ini mereka masih menggunakan Diesel, jadi listrik akan dihidupkan mulai jam 18.00 WIB sore sampai jam 6.00 WIB pagi. Jadi, powerbank akan sangat membantu selama disana ๐Ÿ˜€

Setelah sholat dzuhur dan sempetin tidur siang, kami jalan menuju ke pantai Nirwana. Jadi ini adalah cottage yang sebenarnya tertutup untuk umum. Tapi kemarin itu kami bisa masuk ke dalam dengan membayar retribusiย Rp. 12.500 kepada petugasnya. Dan pantainya, subhanallah indah banget! Pantai pribadi banget. Hanya ada kami bertujuh doang disana. Pasir putih yang sangat lembut, ombak yang sangat tenang, laut yang biru kehijauan, nyiur daun kelapa, dan pemandangan yang luar biasa!ย Saya dan temen-temen langsung lari-larian kayak bocah saking senengnya.

Pantai Nirwana. Langsung pada foto-foto buat diposting ditwiiter Hahaha

Pantai Nirwana.
Langsung pada foto-foto buat diposting ditwiiter Hahaha

Pantai Nirwana. Dipojok kiri itu ada tumpukan batu besar. Keren!

Pantai Nirwana.
Dipojok kiri itu ada tumpukan batu besar. Keren!

Pantai Nirwana. Nah, kami sempet menikmati keindahan pantai dari sini.

Pantai Nirwana.
Nah, kami sempet menikmati keindahan pantai dari sini.

Ceritanya lagi semedi.  tapi boong :D

Ceritanya lagi semedi, tapi boong ๐Ÿ˜€

Sayangnya kami nggak bawa baju renang kecuali Nisa. Karena tadi niatnya mau jalan keliling kampung aja. Dan akhirnya nggak tahan lihat air tenang begitu, akhirnya semuanya nyebur juga kecuali kang Dadi. Puas berenang dan main pasir. Kalau biasanya saya yang menimbun te,an dengan pasir. Kali ini saya pasrah ditimbun di dalam pasir. Fotonya nggak diupload. Tidak untuk konsumsi publik. Halah! Hahaha

Sudah mulai sore, kami jalan pulang ke rumah pak Moko. Setelah dipikir-pikir, jalan dari rumah pak Moko ke pantai Nirwana lumayan jauh juga. Baju yang basah abis renang, lumayan kering sampai rumah pak Moko ๐Ÿ˜€

Setelah mandi, sholat magrib, kami jalan ke alun-alun untuk mencari makan malam. Ada yang jual seafood dengan harga yang relatif lebih murah dari harga di Jakarta. Makan malam pertama kami ikan bakar dan cumi-cumi. Nyum!

Hari pertama di Karimun Jawa seru, tapi hari kedua lebih seru lagi. Tapi sekarang saatnya istirahat dulu, akan segera dilanjutkan lagi. See ya! ๐Ÿ™‚

Pantai Nirwana. Beneran Nirwana :) Foto by Tata

Pantai Nirwana.
Beneran Nirwana ๐Ÿ™‚
Foto by Tata

Wisuda!

Standard

Wisuda Universitas Indonesia

Sabtu, 9 Februari 2013

Alhamdulillah akhirnya wisuda juga! Hooray!

Hari ini, wisuda saya diramaikan oleh mama, tante Nana, Dhiya, Adit dan sahabat saya Iyya. Nggak banyak foto-foto sama temen kelas lagi kayak pas Gladi Resik karena semua datang dengan keluarganya dan hujan deres pula. Pleuuus, signal handphone diacak, jadi buat menghubungi temen buat kumpul susahnya setengah mati. Jadi lah cuma ketemu sebentar sama anak kelas.

Sebelum masuk Balairung, udah telat tapi masih sempet foto. :p

Sebelum masuk Balairung, udah telat tapi masih sempet foto. :p (Kiri ke kanan : Azhar, Erwita, Winda, Rekky, Osman, Andhika dan Eka)

Thank you tante Nana, Dhiya, dan Mama! *hugs*

Thank you tante Nana, Dhiya, dan Mama! *hugs*

Saya juga nggak ikut foto studio sama keluarga, karena tau pasti bakalan antri. Kasian mama dan tante saya. ย Jadi foto keluarga saya ya di sini ini. Di latar belakangi orang-orang yang seliweran foto di panggung :p (abaikan rambut saya yang sudah acakadut)

Well, wisuda saya agak sedikit dramatis. Jadi, awalnya keluarga saya akan berangkat ke Jakarta dari Padang hari Kamis malem, pesawat jam 21.00. Setelah pulang dari Gladi Resik, saya dianter sama temen kelas ke bandara yang kebetulan mau pulang ke rumahnya di daerah Tangerang. Thanks, bos Ari!

Pas lagi di jalan, tante saya telpon, “Kak, kami kayaknya nggak jadi berangkat ke Jakarta. Kami telat check-in”. Makjleb! Telat check-in dan nggak bisa terbang ke Jakarta ๐Ÿ˜ฆ Saya minta di anter ke bandara sama Ari, trus pulang lagi naik damri ke pasar minggu, trus lanjut naik taksi ke Depok. Nyampe Depok jam 1 malem. Kalo dipikir-pikir, berani bener gue lewat pasar minggu sendiri tengan malam begitu -_-

Karena udah keburu ambil cuti jumatnya, jadi lah saya leha-leha nunggu keputusan dari keluarga, jadi ke Jakarta ato enggak. Saya ngecek tiket untuk Jumat pagi, tapi udah sold out semua. Yang paling cepet itu flight sore dengan harga yang tentu saja sudah melangit. Sebenernya buat saya, keluarga nggak jadi ke Jakarta juga nggak masalah. Karena sebelumnya juga udah pernah wisuda Diploma, jadi sebenernya wisuda sekarang excitednya udah beda ๐Ÿ˜€ Jadi saya jelaskan ke keluarga saya, trus tante saya bilang gini, “Kak, booking tiket paling cepet hari ini. Mama kakak nggak tega kakak wisuda sendiri. Kepikiran kakak, katanya. Ntar orang-orang selesai wisuda nyari-nyari ibu nya, kakak nggak dateng mamanya. Ntar kakak sedih. Moment begini kan jarang-jarang, kak”. Gimana saya nggak mau mewek dengernya. *peyuk mama*ย Jadi, Jumat sekitar jam 21.00 mama, tante, dan Dhiya saya jemput di bandara.

Alhamdulillah, wisuda akhirnya dihadiri keluarga! *peyuuuk*

Saya pernah mendengar ada yang mengatakan kepada saya, “Sebenernya yang wisuda itu bukan kita, tapi orang tua kita”. Saya lupa siapa yang bilang, tapi ini yang memotivasi saya untuk menyelesaikan Tugas Akhir dan kuliah saya dulu di Polman Bandung.

Dan salah satu motivasi kelulusan saya di Teknik Mesin Universitas Indonesia adalah sebuah tweet dari @JamilAzzaini, ‘Guru ngaji sy berkata “gelar mungkin tak penting bagimu, tapi itu penting buat ortumu” #Tuntaskan Skripsi’.

Tweet dari @JamilAzzaini

Tweet dari @JamilAzzaini

Salah dua motivasi lulus lainnya adalah, biaya kuliahnya mahal! HAHAHA

Alhamdulillah, saya lulus! *sujud syukur*

Wisuda – Gladi Resik

Standard

Kamis, 7 Februari 2013, akhirnya Universitas Indonesia mengadakan Gladi Resik Wisuda.

Jadi di UI ada dua kali acara wisuda. Pertama Gladi Resik, trus kedua yang formalnya. Gladi Resik (Kamis, 7 Februari 2013), semua wisudawan/wisudawati wajib menggunakan toga lengkap. Yang cewek menggunakan kebaya lengkap, dan cowok juga berkemeja rapih karena pada hari Gladi Resik semuanya akan mendapatkan kesempatan berfoto sambil bersalaman dengan Rektor dan Dekan Fakultas masing-masing.

Sedangkan pas hari H wisuda (Sabtu, 9 Februari 2013), semua wisudawan/wisudawati kembali menggunakan kebaya dan bertoga lengkap. Yang cowok juga kembali menggunakan kemeja rapih.

Nah, ini yang dibawah foto-foto pas Gladi Resik. Selamat menikmati!

Sebelum ke Baairung, janjian dulu di parikran Fakultas

Sebelum ke Baairung, janjian dulu di parikran Fakultas

The Three Musketeers (Cuma bertiga doang cewek di kelas) :D

The Three Musketeers (Cuma bertiga doang cewek di kelas) ๐Ÿ˜€

Cheers!

Cheers!

Sebelum antri dipanggil buat foto dengan rektor dan dekan, ngaso sambil foto-foto dulu di luar :p

Sebelum antri dipanggil buat foto dengan rektor dan dekan, ngaso sambil foto-foto dulu di luar :p

Geng Kosan Galau :p

Geng Kosan Galau :p

Smile!

Smile!

Di dalam Balairung

Di dalam Balairung

Pas hari Gladi Resik ini lah yang harus berfoto sepuas-puasnya sama temen-temen! ๐Ÿ™‚