STOP KEPO!

Standard

Saya mungkin adalah orang yang sering nggak update dengan informasi di sekeliling saya. Umm, let’s say gossip. Contohnya : saya seringnya baru tahu temen-temen saya mau resign pas hari H dia kirim farewell email. Atau dikasih tahu teman.

Temen : “Si X pindah kemana sih?”
Saya : “Eh? Emang dia mau resign?”
Temen : “Yee, udah dari sebulan yang lalu kali gossipnya”.

Temen : “Si X kan udah putus dari pacarnya”
Saya : “Masa? Gue yang sedepartemen aja nggak tau”.
Temen : “Yaelah, udah dari bulan kapan”.

Temen : “Eh, si X pindah ke perusahan Y, jadi engineer sekarang. Gajinya Rp. XXX lho! Keren yah?”
Saya : “Kok lo ampe tahu ampe gajinya segala sih?”
Temen : “Gue nanya lah”.

Gila yah, sedetail itu kah? Ampe nanyain gaji segala?? Yassalam. Itu kan confidential banget.

Kenapa sih ada orang yang selalu ingin tahu urusan pribadi orang lain? Kayaknya tuh nggak tenang aja kalau lihat orang bisik-bisik atau angkat telpon. Bukannya sok-sokan, tapi apapun itu kan urusan pribadi masing-masing. Buat saya pribadi, selama tidak mengganggu saya, ya silahkan saja mau orang-orang punya rahasia segimana juga. Toh, nggak menyakiti dan merugikan saya. Dan yang membuat saya tidak suka mikirin dan ikut campur urusan orang lain adalah “Saya nggak mau urusan saya dicampuri orang lain, maka saya juga tidak akan mencampuri urusan orang lain”. Lagian ngapain sih mikirin urusan orang, memangnya urusan situ udah kelar? Nambah pusing aja kan? Mending urus urusan sendiri. Nggak ada untungnya tahu urusan orang lain. Serius.

Ngomong-ngomong tentang kepo gaji, Mama saya sendiri nggak tahu gaji saya berapa. Karena mama saya sama seperti saya, menurut dia itu cukup jadi rahasia saya saja. Dia nggak pernah nanya. Karena dia menghargai saya.

Sekarang lagi seringnya dicurigai kalau tetiba ada temen yang terima telpon trus keluar ruangan. Pasti dituduh telpon interview perusahaan lain. Mungkin memang ada yang seperti itu, tapi nggak semua yang menerima telpon di luar ruangan berarti telpon interview. Trus kalau tetiba ada yang nggak masuk kantor, seperti saya yang sering tiba-tiba cuti karena ada urusan skripsi ke kampus, pasti besoknya pas masuk ditanya, “Gimana interviewnya kemarin, Win?”. Meh! Saya biasanya jawab lempeng, “Lancar jaya!” 😀

Dear kepoers,
Sudahi kebiasaan kepo anda, sesungguhnya kepo bukanlah sebagian dari iman.

STOP KEPO!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s