3 Kata

Standard

Saya pernah memposting tentang hal Menghargai Orang Lain. Intinya adalah kenapa begitu susahnya mengucapkan 3 kata sederhana ini, maaf, tolong dan terima kasih.

Coba ulangi ya, ucapkan kata maaf, tolong dan terima kasih. Coba ulangi sampai tiga kali.

Nah, gimana? Gampang, bukan? 🙂

Saya suka merasa aneh jika ada orang yang susah sekali mengucapkan tiga kata sederhana ini. Padahal sebenarnya mudah sekali. Setelah saya perhatikan, sebenarnya ini disebabkan oleh kebiasaan.

Mulai dari hal sederhana, misal mengucapkan terima kasih kepada petugas stasiun yang jaga loket tiket, kepada petugas PAM busway, kepada OB di kantor yang selalu membantu kita setiap hari, kepada kasir mini market. Mudah kan?

Mulai juga dengan yang sederhana, misal, “Maaf yah, tadi aku pakai mukena kamu yang ada di musholla, soalnya punyaku ketinggalan di rumah. Terima kasih banyak yah”. Nah, ini sekalian menggunakan dua kata sakral, maaf dan terima kasih. Coba, bagian mananya yang susah? Nggak ada, toh?

Ini contoh lain, “Mas, maaf yah mau ngerepotin. Saya boleh minta tolong belikan saya makan siang. Terima kasih banyak yah mas”. Mudah kan? Mudah banget kalau kita membiasakan diri.

So, mulai deh kita menggunakan tiga kata sakral yang sederhana ini. Semakin sering kita membiasakan diri, semakin ringan lidah kita untuk mengucapkannya 🙂

Advertisements

6 responses »

  1. hmmmm…kadang2 sederhana itu lebih susah dari pada yang rumit-rumit lhoooo…untuk mencapai kesederhanaan kadang2 kita harus menempuh perjalanan yang panjang dan penuh lika-liku…

    • iya benar sekali, mas 🙂
      Hal-hal yang simple yang seharusnya ringan menjadi berat dan susah dilakukan karena tidak biasa. Yuk mari kita mulai dari diri sendiri dan keluarga, membiasakan mengucapkan kata-kata sederhana ini 🙂

  2. Saya sendirimembiasakan diri untuk menerapkan magic word itu dalam kehidupan sehari-hari baik di rumah amaupun di tempat kerja. Malah kadang saya ucapkan dengan dengan logat seperti film anak-anak “Terima kasih tekah membantuku” 😆

    Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan

    • wah, luar biasa sekali mas Sugeng ini. Membiasakan diri dengan orang-orang terdekat adalah awal yang sangat bagus karena setiap hari kan kita bertemu dan berkomunikasi dengan mereka 🙂
      Tetap lah menjadi baik dan ramah kepada semua orang yah mas Sugeng,s aya juga harus banyak belajar nih hehehe

      “Terima kasih telah mampir di blog saya, mas Sugeng” 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s