Home Alone

Standard

Pertama kali tinggal sendiri di rumah itu pas saya tinggal di Bukittinggi. Waktu itu saya kelas 2 SMA, tahun 2004. Kedua orangtua saya sekitar 1,5 bulan melaksakan ibadah haji ke Mekkah. Sebenarnya saya ditemani oleh saudara saya, tapi baru satu minggu dia sudah kembali ke rumahnya. Karena rumah sepi dan cuma dia sendiri di rumah. Saya sekolah dari pagi sampai sore. Dan hanya bertahan satu minggu menemani saya, kemudian kembali ke rumah sepupu saya. Saya juga merasa kasihan karena dia kesepian.

Pertama kali saya bingung juga, sendiri di rumah! Akhirnya saya mengajak sahabat-sahabat saya, Ria, Ayu & Anggi menginap di rumah. Kadang-kadang Icha & Ibi juga beberapa kali menginap. Nggak setiap hari, karena mereka juga tentunya masih tinggal dengan orangtua, nggak enak kalo saya ajak menginap terus di rumah saya.

Lama-kelamaan saya terbiasa tinggal sendiri di rumah. Kadang tante saya datang menemani saya, memastikan persediaan air minum galon masih ada dan mengecek tabung gas apakah masih ada atau sudah kosong. (Gas selalu full karena nggak pernah masak besar).

Rasanya tinggal sendiri di rumah sendiri itu lama kelamaan biasa dan rasa takut juga hilang sendiri. Saya terbiasa melakukan tugas rumah tangga yang sebelumnya tidak pernah saya lakukan. Terbiasa bangun pagi menggunakan alarm. Biasanya alarmnya kan mama yang gedor-gedor pintu kamar. Hehehe

Saya ingat, kegiatan pagi saya mulai dari membuka jendela, mematikan lampu teras luar, sebelum berangkat ke sekolah saya harus memastikan kompor dan listrik sudah mati semua. Memastikan sudah mengunci pintu sebelum berangkat sekolah, dll.

Banyak hal yang saya pelajari ketika saya tinggal sendiri di rumah, saya belajar bertanggung jawab dan mandiri. Dan saya bersyukur itu membuat saya belajar banyak hal, bekal untuk saya ketika harus tinggal jauh dari orangtua. And here I am! Tinggal di pulau berbeda dengan orangtua dan mengurus diri sendiri! 🙂

Image

Gambar : http://jonandshamabartlett.blogspot.com

Advertisements

4 responses »

  1. ditinggal sendiri dalam jangka waktu tertentu pada dasarnya melatih kemampuan anggota rumah mempertahakan kebiasaan yang sudah terjadi dirumah,

    kirain cerita horor,karena ini malem jum’at hehehe

    lain kali [harus] baca cerita home alone di isi dengan memasak,supaya saya bisa icip-icip 😀

  2. Kalo saya mulai tinggal sendiri waktu lulus POLMAN, dan mulai kerja. Soalnya dari kecil sampai kuliah di POLMAN ada di Bandung. Kondisi kamar berantakan, soalnya dulu jarang beresin rumah, hahaha…

    Tapi bagusnya, kita bisa memanage diri sendiri…

    Klo kamu sendirian, panggil saya aja…
    nanti saya temenin…
    saya ada di jendela…
    tolong bukain tali dikepala saya dong…
    hihihi…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s