Monthly Archives: October 2011

Pembeli Kecewa

Standard

Sedikit ingin sharing tentang kelemahan beberapa orang dalam berbisnis. Umm, jangan berbisnis deh yah, kita sebut saja berdagang. Soalnya kalau saya tulis bisnis, kesannya transaksinya milyaran. ini dagang kecil-kecilan deh ya. hehehe

Order pertama setelah mendapatkan barangnya.
Pembeli : “Hai mba, paketnya sudah sampai tadi pagi. Makasih banyak lho. Paketnya sampai tepat waktu 🙂 ”

Karena merasa dapat pelayanan yang baik, kemudian order lagi untuk kedua kalinya.
Pembeli : “Mba, paketnya cepet banget yah sampainya. Ada bonusnya lagi! Makasih banyak ya mba. 🙂 ”
Penjual : “Sama-sama, ditunggu order selanjutnya yah :)”

Karena pelayanannya baik, ada bonusnya pula, lalu melakukan order ketiga dengan kuantitas lebih banyak.
Pembeli : “Mba, paketnya sudah sampe. Tapi kok nggak ada bonusnya? 😦 ”
Penjual : “Maaf mba, lupa masukin ke boxnya, order selanjutnya yah, aku tambahin satu deh”
Pembeli : “Horeee”

Order keempat.
Pembeli : “Mba, barang sudah sampai. Bonusnya kurang 😦 Bonus kemarin juga nggak ada :(”
Penjual : “Duh, maaf yah… Stock saya tinggal sedikit. Nanti kalau ada saya kasih lagi bonusnya :)”

Order kelima, karena merasa si penjual masih punya utang bonus, lalu ditagih sama pembeli.
Pembeli : “Mba, aku order lagi yah, tapi bonusnya jangan lupa lho, sekalian ama yang dulu itu lho”
Penjual : “Maaf yah mba, aku lagi dikit nih stock nya, aku kasi potongan harga aja yah. Potong Rp.10.000 dari total”
Pembeli : 😦

Order kelima adalah order terakhir.

Menurut analisa saya, si penjual awalnya ingin membuat si pembeli puas dan menjadi ketergantungan dengan pelayanannya, tapi baru beberapa kali transaksi, pembeli kecewa karena pelayanannya berkurang. Apalagi bonus yang sudah biasa didapat tiba-tiba hilang 😦 Dan menurut saya, itu trik berdagang yang salah. Pelayanannya tidak konsisten.

No bonus. Less discount. Find another provider.

Sekilas Tentang Mekanika Fluida

Standard

Haihaii… Lama tidak menulis di blog karena kesibukan (cieellaah) dan tiba-tiba sekarang saya menulis lagi. Ajaibnya sekarang saya menulis tentang Mekanika Fluida! Cool, huh? Hehehe Biasanya saya posting tentang kuliner dan cerita-cerita kehidupan saya sehari-sehari, boleh dong kali ini saya mulai posting sedikit ilmu yang saya dapat dari kampus. 🙂 Biar yang baca nggak kaget dan saya juga nggak kaget, kita mulai dari yang ringan-ringan aja yaah 😉

Posting saya kali ini Introduction untuk Mekanika Fluida. Akan ada sedikit tentang Statika Fluida dan Dinamika Fluida. And here we go!!!

Mekanika fluida adalah disiplin illmu bagian dari bidang mekanika terapan yang mengkaji perilaku dari zat-zat cair dan gas dalam keadaan diam ataupun bergerak. Mekanika fluida merupakan bagian dari mekanika terapan (applied mechanics) yang mempelajari statika dan dinamika dari cairan (fluida) dan gas.

1. Statika Fluida

Statika Fluida adalah ilmu yang mempelajari fluida dengan kondisi tidak ada pergerakan antar partikel dari fluida tersebut. Kondisi ini bisa diartikan, jika tidak ada pergerakan antar partikel maka tidak akan timbul gaya geser (shear stress) sehingga tegangan yang ada hanyalah normal stress dan tekanan (pressure).

Ada 3 situasi yang berhubungan dengan fluida diam, sbb :
(1) Air yang menekan bangunan. Misalnya : pintu dan bendungan (dam).
(2) Cairan yang terletak pada suatu tempat yang mana tempat (wadah) tersebut mengalami pergerakan liniar acceleration)
(3) Cairan yang terletak di dalam silinder yang berputar (rotating cylinder).

Pada ketiga kondisi diatas, cairan/fluida dalam keadaan keseimbangan statis (static equiblibrium).

2. Dinamika Fluida

Dinamika fluida adalah subdisiplin dari mekanika fluida yang mempelajari fluida bergerak. Terutama cairan dan gas. Penyelsaian dari masalah dinamika fluida biasanya melibatkan perhitungan banyak properti dari fluida, seperti kecepatan, tekanan, kepadatan, dan suhu, sebagai fungsi ruang dan waktu. Disiplini ini memiliki beberapa subdisiplin termasuk aerodinamika (penelitian gas) dan hidrodinamika (penelitian cairan).

Dinamika fluida memliki aplikasi yang luas. Contohnya, ia digunakan dalam menghitung gaya dan moment pada pesawat, mass flow rate dari petroleum dalam jalur pipa, dan perkiraan pola cuaca, dan bahkan teknik lalu lintas, di mana lalu lintas diperlakukan sebagai fluid yang berkelanjutan. Dinamika fluida menawarkan struktur matematika yang membawahi disiplin praktis tersebut yang juga seringkali memerlukan hukum empirik dan semi-empirik, diturunkan dari pengukuran arus, untuk menyelesaikan masalah praktikal.

Baiklah, sekian dulu untuk posting Introduction sangat singkat dari saya. Informasi ini saya dapat dari berbagai sumber, dari buku Mekanika Fluida yang saya gunakan dan dari internet juga pastinya. Jika ada yang ingin menambahkan, memberi komentar, membenarkan, mangga diantos. 🙂